Kisah Tentang Avuur Kuncir

11 Mei 2008 at 6:13 pm Tinggalkan komentar

Mengapa harus membangun Avuur sendiri?

Pada awal setiap musim kemarau secara umum wilayah kabupaten Demak senantiasa mengalami kekeringan dan selalu kesulitan air, sehingga beberapa tokoh masyarakat di sekitar desa Kuncir – Wonosalam dan desa Bolo – Demak serta beberapa tokoh desa yang saling berbatasan bersepakat untuk mengusulkan suatu pembangunan Avuur yang akan berfungsi sebagai tandon air, karena menurut tetua disekitar desa tersebut memang kawasan tanah persawahan yang jadi Bondo Deso (harta desa-red) dan senantiasa tergenang dimusim hujan kono dahulunya adalah bekas avuur yang secara fisik panjang hampir 2000 meter lebar antara 30 -50 meter.

Sehingga lahirlah suatu proposal usulan dan permohonan agar pihak Pemda ( Kabupaten/ Propinsi/ Pusat ) berkenan membangun Avuur yang mereka usulkan , namun demikian usulan dan proposal senantiasa tidak berjawab dan entah nyelip dimana ?smile_sadheart_broken

Sehingga pada sekitar tahun 2006 dengan sekedar diskusi ringan beberapa pihak yang mau mikir ternyata sangat mungkin kalau mengupayakan suatu pendanaan pembangunan Avuur tersebut secara Swadaya dan Swadana dengan menggandeng Yayasan Binangun di kota Semarang yang peduli, maka lahirlah suatu kesepakatan untuk membangun dan mewujudkan mimpi tentang Avuur Kuncir.

Mengapa harus memiliki Avuur?

– Untuk cadangan persediaan Air keperluan MCK pada musim kemarau ( dalam obsesi masyarakat desa Kuncir bahwa dimasa mendatang harus memiliki PAM desa yang menyediakan Air Bersih Sehat Alami dan Murah ).

– Untuk kecukupan protein masyarakat, dengan volume Avuur sebesar , panjang 1500 m dan lebar 30 meter kedalam air 3 meter , sangat mungkin untuk diisi dengan benih ikan Nila ataupun Bandeng, yang akan mampu memberikan penghasilan bagi masyarakat .

– Untuk kecukupan air pertanian.

– Untuk mengembangkan objek wisata Agro yang murah meriah dengan kolam pancing dan warung apung ,rel kereta dengan kereta wisata berkeliling kawasan Avuur,

Entry filed under: Berita. Tags: .

Biogas Kotoran Sapi Jadi Energi Alternatif, Dua Tahun Tak Beli Minyak Tanah “ Mengapa harus kita khianati UUD’45 ?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kategori

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Mas Subejo menulis….

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS IPB Bogor

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Desa Mandiri Mlatiharjo

Desa Mandiri Mlatiharjo Demak (17)

Desa Mandiri Mlatiharjo Demak (16)

Desa Mandiri Mlatiharjo Demak (15)

Desa Mandiri Mlatiharjo Demak (14)

Lebih Banyak Foto

Feeds


%d blogger menyukai ini: