Archive for Mei, 2008
Kisah Tentang Avuur Kuncir
Mengapa harus membangun Avuur sendiri?
Pada awal setiap musim kemarau secara umum wilayah kabupaten Demak senantiasa mengalami kekeringan dan selalu kesulitan air, sehingga beberapa tokoh masyarakat di sekitar desa Kuncir – Wonosalam dan desa Bolo – Demak serta beberapa tokoh desa yang saling berbatasan bersepakat untuk mengusulkan suatu pembangunan Avuur yang akan berfungsi sebagai tandon air, karena menurut tetua disekitar desa tersebut memang kawasan tanah persawahan yang jadi Bondo Deso (harta desa-red) dan senantiasa tergenang dimusim hujan kono dahulunya adalah bekas avuur yang secara fisik panjang hampir 2000 meter lebar antara 30 -50 meter.
Sehingga lahirlah suatu proposal usulan dan permohonan agar pihak Pemda ( Kabupaten/ Propinsi/ Pusat ) berkenan membangun Avuur yang mereka usulkan , namun demikian usulan dan proposal senantiasa tidak berjawab dan entah nyelip dimana ?![]()
![]()
Sehingga pada sekitar tahun 2006 dengan sekedar diskusi ringan beberapa pihak yang mau mikir ternyata sangat mungkin kalau mengupayakan suatu pendanaan pembangunan Avuur tersebut secara Swadaya dan Swadana dengan menggandeng Yayasan Binangun di kota Semarang yang peduli, maka lahirlah suatu kesepakatan untuk membangun dan mewujudkan mimpi tentang Avuur Kuncir.
Mengapa harus memiliki Avuur?
- Untuk cadangan persediaan Air keperluan MCK pada musim kemarau ( dalam obsesi masyarakat desa Kuncir bahwa dimasa mendatang harus memiliki PAM desa yang menyediakan Air Bersih Sehat Alami dan Murah ).
- Untuk kecukupan protein masyarakat, dengan volume Avuur sebesar , panjang 1500 m dan lebar 30 meter kedalam air 3 meter , sangat mungkin untuk diisi dengan benih ikan Nila ataupun Bandeng, yang akan mampu memberikan penghasilan bagi masyarakat .
- Untuk kecukupan air pertanian.
- Untuk mengembangkan objek wisata Agro yang murah meriah dengan kolam pancing dan warung apung ,rel kereta dengan kereta wisata berkeliling kawasan Avuur,
Add comment 11 Mei 2008
Biogas Kotoran Sapi Jadi Energi Alternatif, Dua Tahun Tak Beli Minyak Tanah “
amnah asyik mengaduk kotoran sapi yang baru saja diambilnya dari kandan milik suaminya Iskak, Kamis (8/5). Tanpa rasa jijik, dia memilah ampas kotoran ternak itu lalu memasukkannya ke plastik reaktor. Didalam kantong plastik besar yang disebut reaktor itulah kotoran sapi diolah menjadi energi pengganti bahan bakar minyak (BBM).
Continue Reading Add comment 11 Mei 2008
Ide Pengembangan Agrowisata Demak berbasis Landscape Canal
Sejak Zaman pemerintah Hindia Belanda atau bahkan sejak Zaman Sultan Patah memerintah kerajaan Demak Bintoro, kondisi tata letak alur sungai/canal yang ada di wilayah kabupaten Demak dapat dilayari dan dimanfaatkan sebagai sarana lalulintas air. Perkembangan zaman dan berkembangnya pembangunan yang terjadi selama ini telah mematikan fungsi dan peran sungai/ Canal sebagai sarana dan prasarana tranportasi air. Mengembalikan fungsi dan peran sebagaimana termaksud pada ilustrasi awal adalah merupakan sesuatu yang terasa sangat sulit,namun apabila peran dan pertisipasi masyarakat sekitar wilayah tersebut dapat ditumbuhkan maka tidak tertutup kemungkinan kawasan yang memiliki Canal yang saling berhubungan dapat dikembangkan menjadi suatu Kawasan Agrowisata terpadu mengingat didaerah sekitar Canal-canal tersebut telah berkembang sentra-sentra tanaman Horti ( Jambu Air Merah Delima, Belimbing Betokan, Jambu Air Citra, Jambu Air Hijau, Perikanan Lele dan Peternakan ,dll).
Continue Reading Add comment 10 Mei 2008




